Video Boyolali yang Dipotong, Prabowo Kena Karma Ahok?
Kejam nian. Tunai nian karma Ahok yang didapatkan oleh orang-orang yang membenci Ahok. Ahok dipenjara karena video yang dipotong.
Sekarang Prabowo ikutan kena masalah dan justru malah ditertawakan oleh publik karena menghina orang dengan tampang Boyolali, tampang yang melahirkan sosok terbesar di Indonesia ini.
Ketika -tangan yang tidak terlihat sudah mulai bergerak, semua orang akan sontak ternganga, terkejut dan terheran-heran melihat “sejarah yang berulang”. Apakah Prabowo sekarang yang kena karma Ahok? Karma semakin mendekat ke oposisi, saudara-saudara....
History repeat itself for whom not learn from it.
Dulu Ahok dipenjara karena video editan yang diedit Buni Yani mengenai penghinaan terhadap kitab suci. Dulu Ahok harus akhirnya membela dirinya begitu rupa. Manusia yang selama ini tidak pernah membela dirinya meski dizalimi sebagaimana pun, harus membela dirinya. Kenapa?
Karena apa yang ia tidak perbuat, tapi dituduhkan ke orang ini. Tidak ada sedikitpun niat Ahok. Pada saat itu, publik kecewa dengan apa yang menjadi penetapan majelis hakim yang terhormat, sekaligus dengan jaksa penuntut umum yang menuntut Ahok untuk dipenjara.
Ya. Jaksa penuntut umum. Semuanya, bukan hanya yang itu. Jangan tarik kasus Ahok ke kasus Lion Air ya. Itu bisa kebetulan, bisa juga tidak.
Tapi penulis benar-benar tidak ingin membahas ke sana, meski ada niat dan gatal sekali ke sana. Tidak perlu, JPU itu sudah tiada. Penulis tidak berniat untuk membicarakan orang yang sudah meninggal.
Tidak seperti pendukung Prabowo yang mencibir pahlawan penyelam yang meninggal ketika sedang bertugas itu. Penulis tidak mau menjadi orang seperti pendukung Prabowo yang menghina dan mengejek penyelam yang katanya mendukung Ahok itu.
Jujur saja, itu adalah cara-cara yang sangat biadab dalam mempertontonkan dukungan buta terhadap seorang. Politik semacam ini benar-benar sudah kelewatan batasnya. Manusia-manusia seperti ini, lucunya, merasa beragama. Merasa paling suci, yang lain ber-tossah. Duh.
Kepingin dosa tapi takut tertawa.
Sekarang apa yang dirasakan Ahok, mulai dirasakan oleh Prabowo. Tim sukses Prabowo mulai ramai-ramai membela Prabowo terkait kasus Boyolali. Katanya dari 80 menit video yang diposting oleh Gerindra, hanya 1 menit bicara tentang Boyolali. Ngakak!
Penulis langsung sadar dan tersadarkan oleh Tuhan melalui otak yang masih bekerja. Prabowo dapat karma Ahok? Prabowo dapat kesempatan untuk “menikmati” sulitnya menjadi Ahok yang dipotong kalimatnya? Ahok 90 menit, bicara 20 detik. Prabowo 80 menit, bicara 2 menit. Hayo.
Apakah akan ada yang membela Prabowo sekarang? Penulis sudah dalam tahap tidak perduli lagi apakah Prabowo masuk penjara atau tidak. Itu tidak penting lagi. Tapi penulis sudah ada dalam fase kupu-kupu. Penulis tidak melihat bahwa penjara adalah solusi bagi Prabowo.
Tapi apa yang akan didapatkan Prabowo adalah, ia dipermalukan oleh bangsa ini. Bayangkan saja, tagar #SaveMukaBoyolali menjadi trending topic. Lebih dari aksi bela tau ah gelap itu. Sadis.
Prabowo dipermalukan bangsa ini. Prabowo ditertawakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Prabowo dicibir oleh seluruh manusia Indonesia.
Ngakak. Luar biasa apa yang dikerjakan Prabowo ini. Adiknya, Hashim pun tidak bisa berbuat banyak selain minum susu. Fadli Zon juga sepertinya hanya melongo melihat bosnya dicibir satu bangsa.
Setelah hoax Ratna yang disebarkan oleh organ tubuh yang ada di bawah hidungnya itu viral, sekarang wajah Boyolali pun digunakan Prabowo untuk mengejek.
Dasar anak orang kaya. Mentalitasnya menghina. Terbayang tidak sih, ketika Prabowo dan Hashim masih kecil, mereka melihat orang kecil? Prabowo dan Hashim pasti memandang rendah orang kecil. Tapi sok membela orang kecil.
Ini adalah sebuah hal yang lumrah. Orang yang kaya sejak lahir, biasanya sering menganggap rendah. Dengan sebutan-sebutan “orang rendahan”, kalau bahasa yang pernah digunakan bos penulis di pabrik dulu adalah “wong cilik”.
Tapi sekarang, karena Ahok, istilah “wong cilik” justru mendapatkan tempat terhormat di matanya. Ahok menjadikan wong cilik sebagai fokus kepentingan pembangunan.
Prabowo dapat karma Ahok? Tuhan bayar tunai. Prabowo harus merasakan penderitaan yang dirasakan Ahok. Mungkin lebih parah. Untuk orang seperti Prabowo yang tidak pernah susah, apakah dia bisa menghadapi ini? Atau malah marah-marah?
Sumber : Seword


comment 0 komentar:
more_vertsentiment_satisfied Emoticon